Dinas Pendidikan Ponorogo-Budaya Jawa wajib dilestarikan generasi penerus. Kali ini SMPN 1 Siman bersama puluhan SD menggelar deklarasi Rabu Kliwon atau Rawon Jawi, Rabu (12/2/2025). Deklarasi tersebut disaksikan langsung Kepala Dinas Pendidikan Ponorogo Drs. H. Nurhadi Hanuri M.M serta Forkopimcam.

Kepala SMPN 1 Siman, Mulin M.Pd menyampaikan ada lima poin penting yang menjadi isi deklarasi Rawon Jawi. Yakni. pembelajaran sopan santun Jawa dalam kurikulum sekolah. Kemudian menggunakan bahasa Jawa dalam percakapan sehari-hari, mengenalkan menu masakan Jawa, melestarikan permainan tradisional Jawa serta mengenakan busana khas Jawa.
“Kegiatan ini kita implementasikan setiap Rabu Kliwon. Jadi dilaksanakan serentak SMPN 1 Siman dan seluruh SD di Kecamatan Siman,” tuturnya.
Deklarasi tersebut, lanjut Mulin perlu dilaksanakan mengingat saat ini banyak sekali siswa khusus di sekolah dasar baik SMP dan SD yang kurang mengenal adat Jawa. Mereka lebih banyak bermain gadget, gemar makan serta minum instan, serta tidak mengenal permainan tradisional.
Melalui upaya tersebut, Mulin berharap agar budaya Jawa terus lestari. Minimal para siswa mengenal asal-usul mereka. Khususnya bahasa, busana dan sopan santun atau anggah ungguh.
Langkah tersebut mendapat apresiasi positif dari Kepala Dinas Pendidikan Ponorogo. Kadindik berharap agar inovasi-inovasi terus dirawat dan dikembangkan secara berkelanjutan.

“Komitmen ini sangat bagus untuk mengajarkan tentang pentingnya pendidikan karakter. Lanjutkan dan teruslah berinovasi untuk layanan pendidikan yang terbaik dan berkualitas di Kabupaten Ponorogo,” tuturnya.
Kadindik juga mengucapkan selamat ulang tahun ke-41 untuk SMPN 1 Siman.
“Diusia yang sudah 40 tahun lebih, semoga tetap menjadi sekolah pilihan masyarakat Siman dan sekitar. Teruslah berprestasi dan berjaya,” tutupnya. (Humas Dinas Pendidikan Ponorogo)







